Robere &  Associates

NEAR MISS: HAL KECIL YANG BERDAMPAK BESAR

page-title
Near miss adalah hal yang pernah dirasakan setiap orang dalam kehidupannya sehari-hari, ketika kita pernah mengucapkan kata “hampir saja” itu artinya near miss telah berhadapan dengan kita.

?

Beberapa kejadian near miss yang sering kita rasakan adalah saat kita menyeberang jalan raya kita hampir tertabrak oleh kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi, pada saat kita menerobos lampu merah dan hampir menabrak kendaraan lain, saat kita berkendara dengan menggunakan handphone dan tanpa disadari kendaraan lain di depan berhenti secara mendadak dan kitapun berhenti seketika, atau kejadian lain yang terjadi namun hanya berakhir dengan kata hampir saja atau nyaris sekali itulah yang disebut dengan momen near miss.

Jadi apa itu near miss? Menurut NLCSA (Newfoundland & Labrador Construction Safety Association) Near miss adalah Kejadian ketika terdapat bahaya yang dirasakan namun tidak mengakibatkan cidera, sakit ataupun kerusakan properti namun memiliki potensi untuk terjadinya risiko tersebut. Hal itu bisa disimpukan bahwa jika near miss itu benar benar terjadi, maka risiko yang disebutkan sebelumnya benar benar akan kita rasakan.

Lalu adakah hubungan near miss dengan Kecelakaan? Menurut Frank E. Bird (1960) kecelakaan terjadi tidak langsung terjadi tanpa kejadian sebelumnya yang memicu kecelakaan, Frank E. Bird berkata bahwa kecelakaan pada prinsipnya memiliki pola dimana semua jenis kecelakaan diawali dari near miss. Berdasarkan hasil penelitiannya, Bird menyatakan bahwa dalam setiap 600 buah kasus near miss akan terdapat 30 kasus kecelakaan yang mengakibatkan kerusakan peralatan, 10 kasus kecelakaan yang mengakibatkan cidera ringan, hingga 1 buah kasus kematian atau cidera serius akibat kecelakaan.

Hal ini menjadi menarik untuk didiskusikan mengingat bahwa near miss sering tidak terperhatikan bahkan sering dilupakan untuk dikendalikan. Kebanyakan dari kita hanya berfokus pada pencegahan kecelakaan, namun kita lupa ternyata kejadian near miss tetap dapat kita rasakan meskipun pencegahan kecelakaan sudah kita lakukan.

Berikut adalah beberpa hal yang dapat dilakukan untuk menurunkan kejadian near miss:

  1. Membuat form pengaduan near miss yang dapat diisi oleh setiap orang yang mungkin merasakan kejadian apapun di area kerja kita
  2. Melakukan identifikasi bahaya dan risiko (HIRA, RBT, JSA)
  3. Meningkatkan safety culture (pelatihan) untuk menurunkan kemungkinan “unsafe act” dari pekerja yang melakukan pekerjaan
  4. Melakukan pengendalian Engineering, pembuatan prosedur kerja serta membuat program agar kejadian near miss dapat diturunkan

Dengan melakukan pengendalian near miss diatas maka keuntungan yang akan kita dapatkan adalah

  1. Menurunkan kemungkinan kejadian kecelakaan yang mengakibatkan cidera bahkan kematian
  2. Dapat mendiskusikan laporan near miss secara rutin pada rapat rapat organisasi
  3. Meningkatkan partisipasi pekerja untuk ikut serta dalam melaporkan kondisi bahaya dan mencegah terjadinya kecelakaan

Jadi tunggu apalagi, mari kita kendalikan near miss dan pastikan kita peduli dengan keselamatan bersama. Safety bukan tanggung jawab sebagian orang, tapi tanggung jawab kita bersama. 

A near miss today could be an accident tomorrow. Report all near misses.